Resensi Film Cars (2006)
Resensi Film oleh Albiruni Widyatama Firdaus (202210415266)
- IDENTITAS FILM
Judul : Cars (2006)
Jenis Film : adventure animation comedy
Sutradara : John Lasseter, Joe Ranft (sutradara pendamping)
Produksi : Pixar Animation Studios
Pemain : Owen Wilson, Bonnie Hunt, Paul Newman, Cheech Marin, Tony Shalhoub, John Ratzenberger, George Carlin, Larry the Cable Guy
- SINOPSIS FILM
Kisah dalam “Cars” terjadi di dunia yang dihuni oleh kendaraan antropomorfis. Dalam perlombaan terakhir kejuaraan Piala Piston, pembalap veteran yang akan pensiun Strip "The King" Weathers, langganan runner-up yang licik Hicks Chick, dan pembalap baru yang sombong Lightning McQueen berhasil mengakhiri lomba secara bersamaan. Oleh karena itu, perlu diadakan lomba penentuan juara yang dijadwalkan seminggu kemudian di Los Angeles International Speedway. McQueen sangat ingin memenangkan lomba, karena akan membuatnya dapat meninggalkan sponsor produk “Rust-Eze”, cairan perawat karat untuk mobil tua, dan berpindah pada sponsor dari tim Dinoco yang lebih bergengsi dan kini menjadi tempat “The King”. Untuk itu, McQueen perlu bersaing dengan Hick Chick yang juga menginginkan sponsor yang sama. McQueen sangat bersemangat untuk memulai latihan di California sesegera mungkin sehingga memaksa kendaraan pengangkutnya, Mack, untuk melakukan perjalanan tanpa istirahat sepanjang malam ke California.
Mack berusaha keras agar jangan sampai tertidur di jalan, tetapi kemudian menjadi korban dari sekelompok pembalap jalanan nakal (DJ, Snot Rod, Wingo dan Boost), sehingga menyebabkan McQueen yang sedang tidur menggelinding keluar dari belakang trailer tanpa diketahui. McQueen terbangun di tengah jalan, kehilang Mack, tersesat, dan dalam keadaan panik masuk ke daerah kota tua Radiator Springs. Akibat kesalahpahaman dengan Sheriff setempat menyebabkan McQueen tanpa sengaja merusak jalan utama kota itu. McQueen segera ditangkap, kemudian diadili pada hari berikutnya oleh hakim sekaligus dokter di kota itu, Doc Hudson. Doc pada awalnya ingin McQueen segera pergi dari Radiator Springs. Namun, atas desakan pengacara lokal Sally Carrera, Doc akhirnya memutuskan McQueen harus memperbaiki jalan sebagai layanan masyarakat.
McQueen awalnya mencoba untuk secepat mungkin menyelesaikan tugasnya. Radiator Springs pernah menjadi tempat singgah populer sepanjang Route 66, tetapi dengan pembangunan jalan antarnegara I-40 di dekatnya yang memungkinkan orang untuk menggunakan jalan pintas, Radiator Springs secara efektif terhapus dari peta, menyebabkan banyak perusahaan dan warga meninggalkannya. McQueen juga menemukan bahwa sebenarnya Doc adalah Fabulous Hudson Hornet, pembalap juara Piala Piston tiga kali yang dipaksa keluar dari kompetisi setelah kecelakaan serius mengakhiri kariernya lebih dari 50 tahun lalu, padahal sampai sekarang masih mahir membalap.
Terhibur oleh teman-teman barunya dan perjalanan keliling pedesaan dengan Sally, McQueen jadi termotivasi dan berhasil menyelesaikan tugas perbaikan jalan. Ia juga menambahkan satu hari ekstra di kota tersebut untuk mengunjungi toko-toko lokal guna melengkapi diri dengan ban dan peralatan baru. Malam itu, Mack dan media massa menemukan McQueen di kota tersebut, setelah diberitahu oleh Doc tentang keberadaannya. McQueen sesungguhnya enggan pergi ke California, tetapi keadaan memaksanya. Sally kecewa pada Doc karena hanya memikirkan dirinya sendiri ("Terbaik untuk semua orang atau terbaik bagi Anda ?!"), dan warga kota lainnya sedih melihat McQueen pergi, seperti McQueen yang juga sedih meninggalkan mereka. Saat mereka kembali ke rumah masing-masing, lampu-lampu neon di kota (yang sebelumnya dinyalakan karena ada McQueen) dimatikan kembali. Seiring dengan kembalinya kota itu pada kesunyian seperti saat sebelumnya, Doc menyadari betapa sebenarnya McQueen sangat berarti bagi mereka.
Saat perlombaan penentuan dimulai, pikiran McQueen's masih terhanyut oleh kenangannya di Radiator Springs sehingga ia kurang baik dalam membalap. Namun, dia terkejut ketika mengetahui bahwa teman-teman barunya dari Radiator Springs telah datang bersama-sama dan menjadi kru pit-nya bersama dengan Mack. Sementara Doc – yang kembali mengenakan tampilan pembalapnya pada masa lalu – menjabat sebagai kepala kru baru McQueen. Tersentuh dengan kehadiran mereka dan mengingat trik-trik yang mereka ajarkan (seperti mengemudi mundur dari Mater dan kemampuan berjalan menggelosor di tanah yang diajarkan Doc), McQueen mampu mengatasi taktik kotor Hicks Chick dan mampu memimpin perlombaan. Pada putaran akhir, Chick, muak berada di tempat kedua, sengaja menyeruduk The King, membuatnya keluar dari jalur dan berjumpalitan dalam kecelakaan yang mengerikan dan mengagetkan orang banyak.
McQueen, yang melihat kecelakaan The King, berhenti hanya beberapa senti dari garis finish dan membiarkan Chick menjadi juara. McQueen teringat akan kecelakaan yang dialami Doc yang membuatnya berhenti sebagai pembalap, maka ia mundur kembali untuk membantu mendorong The King melintasi garis finish sehingga dapat menyelesaikan lomba terakhirnya dan pensiun dengan lebih bermartabat. Adapun Chick, kemenangannya malah dicemooh akibat serudukan yang sengaja ia lakukan pada The King. Gelar juara dan piala Piston yang diraihnya menjadi tak berarti. The King beserta istri, Dinoco, serta kalangan pers memuji McQueen atas sportivitasnya. McQueen ditawari sponsor Dinoco tetapi secara halus menolaknya dengan mengatakan bahwa ia lebih suka tinggal dengan tim Rust-Eze yang telah mendampinginya sejauh ini.
- KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
Kelebihan :
Animasi berkualitas tinggi pixar dikenal karena kualitas animasinya yang tinggi, dan "Cars" tidak terkecuali. Detail mobil, lanskap, dan karakter-karakternya sangat baik. Humor yang Menghibur Film ini menyajikan banyak momen lucu dan humor yang dapat dinikmati oleh berbagai kelompok usia. Karakter-karakternya yang unik dan komedi slapstick memberikan hiburan. Pesan moral yang positif seperti banyak film animasi lainnya, "Cars" juga menyampaikan pesan moral tentang nilai-nilai persahabatan, kerja keras, dan menghargai orang lain. Desain karakter yang memorable karakter-karakter seperti Lightning McQueen, Mater, dan Sally memiliki desain yang menarik dan dapat dikenali dengan mudah.
Kekurangan :
Plot yang sederhana beberapa kritikus menilai bahwa plot "Cars" lebih sederhana dibandingkan dengan beberapa film animasi Pixar lainnya. Ini bisa membuat film terasa kurang kompleks bagi penonton yang lebih tua. Karakter Stereotip beberapa karakter dalam film ini mungkin terasa stereotip, seperti Mater yang merupakan tokoh pedesaan dengan stereotip khasnya. Kurangnya inovasi dibandingkan dengan beberapa film animasi Pixar lainnya, "Cars" dianggap kurang inovatif dalam hal cerita dan konsep. Beberapa penggemar mungkin merasa bahwa Pixar telah memberikan karya yang lebih baik di masa sebelumnya. Tidak sesuai dengan selera semua penonton film ini lebih berfokus pada tema balapan dan otomotif, sehingga mungkin kurang menarik bagi mereka yang tidak tertarik pada subjek tersebut.
- KESIMPULAN
Kesimpulannya, film ini adalah film yang luar biasa, karena walaupun tajuk dan penggambaran karakternya sangat dikhususkan untuk anak-anak, film ini memiliki banyak pesan moral baik secara tersurat maupun tersirat yang relevan dengan kehidupan nyata bagi segala usia dan kalangan. Teman saya secara pribadi dibuat terkesan dari pertama kali ia menonton di usia 6 tahun, dan kesan tersebut masih terasa hingga kini dimana dia sudah berusia 18 tahun.
Komentar
Posting Komentar