Resensi Film Imperfect
Resensi Film oleh Salsabila Zahra Susanto (202210415133)
• Identitas Film
Judul : Imperfect
Tahun Rilis : 2019
Sutradara : Ernest Prakasa
Produser : Chand Parwez Servia, Fiaz Servia
Skenario : Ernest Prakasa
Produksi : Starvision Plus
Tokoh : Jessica Mila sebagai Rara, Reza Rahadian sebagai Dika, Yasmin Napper sebagai Lulu, Dion Wiyoko sebagai Kelvin, Karina Suwandi sebagai Debby, Kiki Narendra sebagai Hendro, Shareefa Daanish sebagai Fey, Dewi Irawan sebagai Ratih, Ernest Prakasa sebagai Teddy, Clara Bernadeth sebagai Marsha, Karina Nadila sebagai Irene, Devina Aureel sebagai Wiwid, Zsazsa Utari sebagai Maria, Aci Resti sebagai Prita, Neneng Wulandari sebagai Endah.
• Sinopsis Film
Film ini bercerita tentang seorang wanita bernama Rara (Jessica Milla) yang sejak kecil mengalami body shaming. Ibunya yang bernama Debby (Karina Suwandi) merupakan seorang mantan peragawati yang penampilannya dipuja-puja, juga adiknya yang bernama Lulu (Yasmin Napper) memiliki paras cantik, tinggi, putih, dan kurus layaknya standar wanita saat ini. Hal tersebut membuat Rara yang memiliki tubuh gemuk dan berkulit sawo matang dibanding-bandingkan oleh keluarganya. Teman-temannya di kantor serta lingkungan sekitar juga ikut terlibat mengolok-olok Rara dan membuatnya semakin tertekan.
Lingkungan kantor Rara dipenuhi oleh pegawai wanita cantik yang memiliki proporsi tubuh ideal. Pada awalnya, ia bersikap acuh tak acuh, tetapi lama kelamaan rasa percaya dirinya mulai menurun. Ia merasa tak pantas berada di lingkungan mereka. Ketika mendapat penawaran jabatan lebih tinggi dari bosnya di kantor, ia merasa itu kesempatan yang cukup menarik. Akan tetapi, terdapat persyaratan yang harus dipenuhi yaitu merubah total penampilannya. Kepercayaan diri dan tidak adanya dukungan dari teman membuat ia merasa tak pantas jika berada di posisi tersebut.
Setelah sangat merasa tertekan dengan ejekan serta cemoohan dari lingkungan sekitar, Rara mengikuti saran Ibunya untuk merubah pola makan dan merawat diri dengan baik. Ia bekerja keras untuk mendapat proporsi tubuh yang diinginkan melalui gym serta mengonsumsi jus buah dan sayuran rutin setiap harinya. Selama sebulan penuh, akhirnya usaha Rara menurunkan berat badan membuahkan hasil. Ia menjadi lebih percaya diri dengan tampilan baru yang semakin cantik. Namun, sikap Rara ternyata turut berubah. Kekasihnya pun merasa kecewa karena Rara dinilai memiliki pola pikir yang sangat berbeda. Akan tetapi, hal tersebut tidak berlangsung lama, mereka berbaikan dan Rara memperbaiki semuanya.
• Kelebihan Film
Mengangkat permasalahan sosial yang sering dialami oleh para perempuan khususnya pada usia remaja yaitu body shaming atau mengejek penampilan fisik seseorang. Mengajarkan kita untuk lebih menghargai diri sendiri dan bersyukur dengan apa yang telah kita miliki. Serta kecantikan dari fisik tidak menjamin seseorang akan bahagia. Di dalam adegan tersebut dimana Rara bersama pacarnya yaitu Dika mengajar kepada anak-anak yang tidak dapat menempuh pendidikan di sekolah formal yang mengingatkan kita untuk peduli dengan lingkungan sosial. Dan para pemeran dalam film ini juga memerankan perannya masing-masing dengan sangat baik, sehingga ikut merasakan apa yang dialami oleh tokoh.
• Kekurangan Film
Salah satunya terdapat beberapa bagian dari empat wanita yang menyewa kamar di rumah Dika berkata kurang enak didengar dan adegan yang kurang etis untuk ditampilkan. Pesan moral yang ingin disampaikan dengan tambahan komedi sehingga kurang tersampaikan dengan baik.
Komentar
Posting Komentar