Resensi Film Spiderman No Way Home
Resensi Film oleh Ahmad Irfandi (202210415354)
- Identitas Film
Judul film: Spider-man no way home
Sutradara: Jon Watts
Produser: Kevin Feige, Amy Pascal
Penulis naskah: Chris McKenna, Erik Sommers
Pemeran: Tom Holland, Zendaya,Benedict Cumberbatch, Jacob batalon, Jon Favreau, Jamie Foxx, Willem Dafoe, Alfred Moilina, Benedict Wong, Tony Revolori, Marisa Tomei, Andrew Garfield, Tobey Maguire.
Tanggal rilis: 15 desember 2021(Indonesia), 17 desember 2021 (USA)
Durasi: 148 menit
Bahasa:Inggris
Negara asal film:Amerika serikat
Tempat produksi film:New York
Cinematographer:Mauro Fiore
Penata music: Michael Giacchino
Distributor: Sony pictures releasing
Penyunting film: Jeffrey Ford
- Sinopsis Film
Setelah pengakuan Mysterio (Jake Gyllenhaal) yang mengatakan bahwa Spiderman itu sebenarnya adalah pembunuh, penyerang dan villain juga mengungkap identitas dibalik topeng Spiderman; yaitu Peter Parker (Tom Holland), seluruh dunia jadi mulai memberi atensi terhadap bocah berumur 17 tahun tersebut. Semua orang kini tahu siapa dirinya.
Jelas hal ini membahayakan Peter dan banyak orang terdekatnya yang terkena dampak. Peter pusing dengan segala hal tersebut. Mulai dari warga sipil yang pro-kontra terhadap dirinya, wartawan yang meliput, hingga situs berita The Daily Bugle yang terus menggoreng isu mengenai betapa buruknya citra Spiderman.
Akibatnya, Peter, Bibi May (Marisa Tomei), MJ (Zendaya), teman baik Peter, Ned (Jacob Batalon) dan Happy (Jon Favreau) ‘wali’ atas Stark Industries jadi incaran kepolisian kota New York.
Mereka dianggap sebagai kaki tangan Peter a.k.a. Spiderman untuk melakukan tindakan yang dianggap brutal karena menyebabkan banyak kerusakan properti dan hal kacau lainnya saat kejadian drone pemusnah Stark Industries yang dibajak oleh Mysterio.
Ini semakin membuat Peter menjadi bersalah. Meski sudah menjelaskan semua hal namun kepolisian tetap tidak bisa percaya hingga seorang pengacara handal membantu kelompok tersebut.
Sayangnya, hal itu tidak berlaku untuk Happy, karena dirinya merupakan kepala keamanan Stark Industries yang nantinya akan diinterogasi lebih lanjut mengapa drone milik perusahaan yang ia jaga bisa lolos ke tangan Mysterio.
Saat dirasa semua sudah selesai, Peter, MJ dan Ned kembali ke sekolah dan menemukan mereka menjadi terkenal akibat berteman dengan Peter a.k.a. Spiderman. Hal itu bukannya membuat mereka semua jadi bangga namun terus tertimpa kemalangan. Puncaknya adalah ketika mereka ditolak oleh Universitas Teknologi Massachusetts (MIT) yang sudah mereka bertiga idam-idamkan sejak lama, namun berakhir pahit akibat masalah Spiderman thingy.
Peter, MJ dan Ned sedih bukan main, tapi Peter lebih sedih karena kekasihnya dan teman baiknya tidak bisa diterima di MIT akibat ada hubungan dengan dirinya. Padahal, mereka tidak melakukan hal apapun, hanya menjadi orang terdekat Peter/Spiderman. Peter akhirnya mencoba berpikir dan mengetahui apa yang harus diperbuat.
Peter mencoba untuk meminta tolong pada Dr. Strange (Benedict Cumberbatch) untuk mengulang kembali waktu di saat semua hal tentang Mysterio tidak pernah terjadi. Dr. Strange tidak bisa melakukannya, ia hanya bisa membuat semua orang lupa akan Spiderman, itu saja. Peter yang merasa itu adalah ide bagus langsung mengiyakan.
Begitu Dr. Strange memulai ritualnya, Peter mulai berpikir kalau sebaiknya ada beberapa orang yang perlu mengingatnya tidak semua orang harus melupakannya. Ini membuat Dr. Strange membatalkan beberapa mantra yang sudah diucapkan sehingga Dr. Strange kewalahan dan malah mengusir Peter yang tidak punya pendirian.
Peter akhirnya pergi dari kediaman Dr. Strange setelah Dr. Strange meminta supaya Peter menelpon saja ke MIT guna negosiasi mengenai application MJ dan Ned. Setelah berhasil mendapatkan keberadaan rektor MIT dari teman juga mantan rival Spiderman, si manusia Flash (Tony Revolori), Peter pun segera mengejar rektor tersebut yang sedang dalam perjalanan ke bandara.
Begitu akan mengutarakan apa yang ingin ia sampaikan, datanglah Dr. Otto Octopus (Alfred Molina) membuat kekacauan di jalan utama hingga membahayakan banyak orang termasuk si rektor MIT sendiri.
Insting Peter langsung mengubah dirinya menjadi Spiderman dengan cepat. Ia langsung mengalahkan Dr. Otto Octopus yang juga bingung, karena Peter (Tobey MaGuire) yang ia cari bukan Peter Parker (yang diperankan oleh Tom Holland).
Hal ini juga lantas membuat Green Goblin a.k.a. Dr. Osborn (William Dafoe) muncul kembali. Beruntung sebelum tambah semaput, Dr. Strange datang dan menyelamatkan Peter. Ia juga membawa Dr. Otto ke dungeon miliknya. Di dalam dungeon miliknya sudah ada Dr. Curt a.k.a. The Lizard (Rhys Ifans). Peter jadi semakin bingung apa yang sebenarnya terjadi.
Lantas Dr. Strange mengatakan bahwa mantra yang pernah ia buat untuk membuat semua orang lupa tentang Peter sebagai Spiderman dan dilakukan berulang kali karena diinterupsi oleh Peter sendiri malah membuat portal multi semesta terbuka dan saling tumpang tindih. Ini malah membuat semua yang mengenal Spiderman a.k.a. Peter Parker dari semua multi semesta jadi tahu dimana Spiderman berada dan ingin datang untuk membunuhnya. Dr. Strange lantas meminta Peter untuk menangkap semua villain dari semua Spiderman yang masih berkeliaran. Peter pun berhasil menangkap Electro (Jamie Foxx) dan si manusia pasir (Thomas Haden Church).
Semua dalam keadaan bingung kenapa mereka berada di dunia yang bukan dunia mereka. Dr. Strange lantas menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dan berniat mengembalikan semuanya di semesta masing-masing.
Namun Peter memohon untuk tidak melakukannya karena ia ingin mengubah mereka semua menjadi lebih baik yang berujung perang dengan Dr. Strange. Hal ini membuat Dr. Strange terlempar ke dimensi lain dan terkurung belasan jam.
Niat baik Peter ternyata tidak berjalan dengan mulus, hanya Dr. Octopus saja yang bisa ia kembalikan seperti semua sementara yang lain karena termakan omongan Green Goblin. Dia malah jadi beringas dan menyerang Peter bahkan hingga membunuh Bibi May. Peter murka bukan main dan menghilang. Kejadian ini membuat MJ dan Ned khawatir sehingga membuat Ned yang memegang cincin Dr. Strange. Berkat cincin itu, Ned bisa membuka portal baru untuk menemukan Peter.
Betapa terkejutnya MJ dan Ned saat mereka berusaha menemukan Peter, yang muncul dari dua portal adalah dua Peter Parker yang berbeda; (Andrew Garfield dan Tobey MaGuire).
Akhirnya setelah perdebatan panjang, MJ dan Ned yang tahu dimana keberadaan Peter lantas membawa Peter-Peter lainnya untuk bertemu dan saling mendukung untuk mengalahkan para musuh-musuh lama mereka.
Pertarungan pun terjadi besar-besaran. Ketiga Spiderman atau Peter Parker saling bahu membahu untuk membuat keadaan normal kembali.
Di saat yang tepat, Dr. Strange pun berhasil masuk kembali dan ikut menyelamatkan dunia dengan membuat semuanya kembali pada semestanya sebelum multi-semesta lain saling tumbuk dan membuat kekacauan besar di bumi; meski taruhannya adalah semua tidak akan mengenal Peter lagi.
Dr. Strange pun akhirnya me-reset semua dari awal setelah mendapat persetujuan dari Peter. Saat semua selesai dan berubah menjadi manusia normal, semua lupa dengan Peter bahkan MJ dan Ned sekalipun. Namun, Peter senang dan lega meski mereka tidak lagi mengenali dirinya. Apa yang ia harapkan terjadi, kehidupan MJ dan Ned menjadi lebih baik.
- Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan:
Kelebihan dari film Spiderman No Way Home dan kebanyakan film Marvel Cinematic Universe adalah memiliki alur cerita yang sangat mudah dan enak untuk diikuti. Saat menonton kita akan dapat dengan mudah memahami inti cerita yang disampaikan di dalam film. "Spider-Man: No Way Home" memiliki banyak kelebihan, termasuk pengembangan karakter yang mendalam, aksi yang mengagumkan, dan penggabungan tokoh-tokoh Spider Man dari berbagai alam semesta. Ceritanya juga mengejutkan dengan plot yang penuh intrik dan keterlibatan karakter dari film Spider-Man sebelumnya.
Kekurangan:
Menurut saya orientasi terlalu cepat dari di awal film, pas dibongkar identitasnya sampai ketemu pengacara "Matt Murdock" itu terlalu terburu buru, harusnya durasinya lebih lama dikit, ngomongnya juga cepet semua.
Black Suit kostum ini ditampilkan kurang jelas asal usulnya. Jadi orang yang baru pertama kali bakalan bingung dapet dari mana, mungkin ada yang ngira itu Venom.
Saya menganggap "Spider-Man: No Way Home" memiliki pacing yang cepat dan mungkin terlalu banyak elemen cerita yang dihadirkan. Selain itu, saya merasa fokus pada multiverse membuat cerita terasa kompleks dan kurang familiar dengan film-film Spider-Man sebelumnya.
- Kesimpulan
"Spider-Man: No Way Home" menghadirkan pengalaman epik dengan penuh aksi dan nostalgia. Cerita kompleksnya membawa tokoh-tokoh Spider-Man dari realitas paralel, menciptakan dinamika yang mendalam. Kemunculan karakter-karakter ikonik dari versi sebelumnya memicu gelombang emosi penggemar. Sinematografi dan efek khususnya luar biasa, menghidupkan pertarungan superhero dalam dimensi baru. Kesimpulannya, film ini sukses menggabungkan elemen-elemen hebat dari waralaba Spider-Man, memberikan penghormatan kepada warisan karakter, dan memberikan pengalaman spektakuler yang memuaskan para penggemar dan penonton umum.
Komentar
Posting Komentar